Belahan Jiwa
oleh: KLA Project
Membaca lagi surat-suratmu, hatiku jatuh rindu
Tak sadar pada langit kamarku, kulukis kau di situ
Waktu yang berlalu, dan jarak masih saja terbentang
Penamu bicara, menembus ruang menyapa sukmaku
Mendesah lembut angin membawa butiran hati lara
Ternyata meraih kesempatan, tak semudah kusangka
Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
Kau sertakan do’a, seolah mantra menjelma nafasku
Memendam tanya seg’ra terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Kuharap s’lali tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita …
Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
Kau sertakan do’a, seolah mantra menjelma nafasku
Memendam tanya seg’ra terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Kuharap s’lali tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Aku … jauh di sini menggapai cita
Hingga … satu saat pasti ku kan kembali
Kan kujemput dikau Sang Putri, pada saatnya nanti
Berkereta kencana kubawa pergi, ‘tuju istana di sana ku bertahta
Memendam tanya seg’ra terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Kuharap s’lali tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita
Aku … jauh di sini menggapai cita
Hingga … satu saat pasti ku kan kembali
========================================================================
Lagu Baru
oleh: KLA Project
Nada indah terlintas kita ciptakan
Satu lagu yang baru dalam bayangan
Katakan sesuatu lirik dan kata
Ketuk irama, lantun melodi, untuk bergaya sejenak suka-suka
Apakah pendapatmu akan laguku?
Tunjukkanlah sikapmu kalau setuju
Sekarang aku yakin kita t’lah mampu
Menggubah nada, menyusun kata, mengungkap segalanya penuh jiwa
Lupakanlah problema
Anggap saja tiada
Lupakanlah problema
Anggap saja tiada
Jangan biarkan terbawa resah di dada
Hingga itu semua dapat menggugah rasa
Marilah bergembira dalam satu suasana…
========================================================================Romansa
oleh: KLA Project
Sunyi…
Dan smarak malam
Bertabur kilau bintang
Bulan pun naik perlahan
Tersipu
Kau dan aku tenggelam
Dalam dekapan cinta
Tanpa suara berbincang
Dua jiwa
Tertiup aroma bunga
Mengantarkan nikmat gairah ’smara
Terlantun untaian mantra
Duhai, bersemilah
Cinta kita
Kau dan aku tenggelam
Dalam dekapan cinta
Tanpa suara berbincang
Dua jiwa
Tertiup aroma bunga
Mengantarkan nikmat gairah ’smara
Terlantun untaian mantra
Duhai, bersemilah
Cinta kita, tersiram prahara
Kasih, tersenyumlah
Dan setia, dari waktu ke waktu